Pengertian Supplier Selection

Pengertian Supplier Selection

The Supplier Selection Decision

Ketetapan untuk tempatkan beberapa volume usaha dengan supplier semestinya tetap dilandaskan pada seperangkat criteria yang logis. Seni dari pembelian barang serta manajemen suplai ialah untuk bikin fakta dibelakang ketetapan itu jadi sangat mungkin. Umumnya, analisa dari kekuatan supplier untuk penuhi kualitas, jumlah, pengiriman, harga/ongkos, serta arah service melandasi ketetapan itu.

Decision Tree

Ketetapan penyeleksian supplier bisa disaksikan untuk pengerjaan ketetapan di bawah ketidaktetapan serta bisa direpresentasikan dengan pohon ketetapan. Pohon simpel bisa diterapkan pada pembelian one-time tanpa ada harapan ada pembelian lagi.

Identifying Potential Sources

Mengenali sources yang prospek ialah key driver dari keberhasilan atau ketidakberhasilan dari sudut pandang performa.

Information Sources

Pengetahuan dari sources ialah kwalifikasi penting dari beberapa konsumen efisien. Sources bisa dicari dengan:

Online sources: Internet serta WWW sediakan perkembangan yang cepat serta tetap mengubah bentuk info dari professional suplai. Rintangan untuk banyak konsumen ialah bukan cari info, tetapi mengenali, sorting, menganalisis, serta memakai info yang berkaitan.

References: sering konsumen akan masukkan keinginan rujukan dalam RFQ, RFP, atau RFB. Untuk memperoleh info yang sangat bermanfaat, pekerjaan pewawancara untuk mengurus patokan dari interviu.

The Evaluation of Potential Sources

Penilaian dari sumber prospek, umumnya, coba menjawab dua pertanyaan kunci:

Apa kekuatan supplieritu dalam kirim keperluan konsumen dengan cara memberi kepuasan dengan cara periode pendek atau periode panjang?

Apa motivasi supplier itu dalam mengirim keperluan sesuai yang diinginkan konsumen dalam periode panjang atau periode pendek?

Supplier Evaluation Methods

Cara untuk menilai supplier dipisah jadi dua:

Informal serta Semiformal Evaluating and Rating. Penilaian informal mencakup menaksir supplier dari internal serta darimanakah saja di organisasi konsumen di mana contact ambil tempat. “How are things going with supplier X?” jadi pertanyaan biasa yang bisa serta semestinya diberi pertanyaankan oleh personel suplai saat di contact yang lain di organisasi mereka.

 

error: Content is protected !!